Berita  

Masuk Ruang Sidang Tipikor Jelang Vonis, SYL Bawa Tasbih

Masuk Ruang Sidang Tipikor Jelang Vonis, SYL Bawa Tasbih


Jakarta, CNN Indonesia

Mantan Pembantu Presiden Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) tiba di Lembaga Proses Hukum Tipikor Jakarta Pusat, menjelang sidang pembacaan putusan kasus dugaan pemerasan, Kamis (11/7).

Pantauan di Tempat, SYL tampak mengenakan baju batik. Ia Bahkan membawa benda mirip tasbih. SYL kemudian mengucapkan salam saat memasuki ruang sidang.

“Assalamualaikum,” kata SYL.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia irit bicara jelang sidang. SYL tampak menyalami beberapa pengunjung sidang sebelum duduk.

SYL sebelumnya dituntut dengan pidana 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

Ia dinilai Pernah berlangsung terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Penyalahgunaan Jabatan secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf e jo Pasal 18 Perundang-Undangan Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

SYL disebut Pernah berlangsung melakukan pemerasan di lingkungan Kementan Sampai sekarang mencapai Rp44.269.777.204 dan US$30 ribu. Selain pidana badan, jaksa Bahkan meminta Supaya bisa SYL membayar uang pengganti Sebanyaknya tersebut.

Sementara itu, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan nonaktif Muhammad Hatta dan Sekretaris Jenderal Kementan nonaktif Kasdi Subagyono dituntut dengan pidana 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan.

Dalam nota pembelaan atau pleidoi, para terdakwa memohon majelis hakim menjatuhkan vonis bebas.

(yoa/tsa)

Sumber Refrensi Berita : CnnIndonesia > Masuk Ruang Sidang Tipikor Jelang Vonis, SYL Bawa Tasbih